Pages

Subscribe:

Klik di sini jika Anda menyukai Puisi saya

Pengikut

Sabtu, 30 Januari 2010

ini Adalah Isi Dari Perasaanku Saat Ini...


Cinta Engkau Bagaikan Embun Pagi Yang Menyejukan Hati Ini
Cinta Engkau Bagaikan Sinar Mentari Yang Menerangi Hati Ini
Cinta Ku Mohon Janganlah Engkau Berpaling Dari Diriku
Cinta Engkaulah Jantung Dari Hidupku Yang Fana ini


Kini Cinta Itu T'lah Pergi Meninggalkan Diriku Dan Mimpi - Mimpiku
Cinta itu Pergi Karena Kesalahan yan T'lah Ku Perbuat
Akankah Cinta Itu Akan Kembali Padaku?
Kini Hanya Serpihan Penyesalan Yang Tersisa Dari Sisa Hidupku Yang Singkat Ini


Kini Ku Hanya Bisa Berharap Tuhan Akan Memberikan Kesempatan Untuk Menyayanginya Sekali Lagi Dalam Hidupku
Kini ku Hanya Bisa Berdoa Agar Dia Selalu Dalam Perlindungan Dan Karunia Sang Pencipta
Sampai Waktu Ku Untuk Hidup T'lah Habis Tak Akan Ada yang Bisa Mengganti Dirinya Dihatiku
Sampai Nafas Terakhirku Berhembus Hanya Cinta Dan Namanyalah Yang Akan Tetap Menghuni Tahta Terindah Dalam Hatiku Yang Terdalam

PENANTIAN


Sekial lama ku mencari
sebuah hati yang kurindukan
Sekian lama ku menanti
dirimu yang ku impikan

Bimbang hati pun menjelma
Tatkala kau nyatakan cinta
Terucap kata janji setia
Membalut dua hati manusia

Badai hati pun menghalang
ombak pun menerjang
Namun cinta tetap bertahan
Bersimpuh direlung hati yang dalam

Kini perahu tlah ditambatkan
pada satu sisi kehidupan
masa yang terus berjalan
semoga menambah kedewasaan
dan cinta kan terus berjalan

Masih sayang aku ga ?


Adakalanya aku termenung mengingat masa-masa indah kita
Aku sepertinya menemukan sebuah titik dari ujung perjalananku selama ini
Diantara serpihan hati yang sempat bertebaran
Aku justru merasakan dirimulah yang pertama kali membuat jantung ini berdetak
Pertama kali aku tergila gila untuk terus mengejar diri kamu
Pertama kali pula begitu aku membanggakan dirimu disetiap bait kata yang aku buat.

Cinta yang terjalin menghapuskan keraguan selama ini
Kuciptakan bait aroma sebuah rasa
Dari rasa perbedaan yang ingin kita satukan
Selalu terucap aku sayang kamu dan aku cinta kamu
Terkadang ada desiran ucapan Ingin memiliki kamu selamanya

Diantara kesempurnaan cinta yang terjalin
Aku selalu bisa dan ada tatkala dirimu membutuhkan aku
Walau terkadang sekejap aku merasa pria yang dikungkung
Dikungkung belenggu cintamu…tapi aku tahu
Cintamu bukanlah sebuah penjara hati
Tapi cintamu adalah kunci semua harapan yang aku impikan
Sebuah harapan untuk mengunci hati ini dari hati yang lainnya

Karena kini aku adalah milikmu untuk sekarang dan selamanya

Juwita,


Juwita,
Kalaulah kegandrungan yang kunyatakan ini menarik perhatianmu
Atau tak berarti apa-apa bagimu
Maafkanlah aku. Namun di matamulah
Dalam lindup bayangannya, suatu petang aku bersandar istirah
Dan sebentar terhantar dalam tidur yang indah.
Dalam ketenangannya kubelai bulan dan bintang-bintang
Kuanyam kapal khayal dari kelopak-kelopak kembang
Dan kubaringkan jiwaku yang lelah di sana
Kuberi minum bibirku yang dahaga
Dan kupuaskan gairah mataku yang mendamba

Juwita,
Waktu kebetulan kita bertemu sebagai dua orang asing yang bertemu
Dukaku pun berjalan juga di jalan itu
Telanjang, tak terselubung
Dengan langkah murung…
Dan engkaulah dukaku itu
Kesedihan dan kegagalan
Kebisuan dan kekecewaan
Mengungkung penyair yang bergulat habis-habisan
Karena puisi, Juwita.. ialah orang asing dinegeriku
Dibunuh kekosongan dan kehampaan.
Jiwaku gemetar ketika aku melihatmu
Aku merasa tiba-tiba seakan sebuah golok mengorek ke dalam darahku
Membersihkan hatiku, mulutku
Meniarapkan aku dengan kening kotor dan tangan meminta
Dalam lindap bayangan matamu yang jelita

Juwita,
Jika tiba-tiba kita bertemu
Jika mataku memandang matamu
Yang anggun, hijau, tenggelam dalam kabut dan hujan
Jika kebetulan pula kita bertemu lagi di jalan
(Dan bukankah hanya nasib kebetulan ini)
Maka akan kucium jalan itu, kucium dua kali

seperti embun,,,


tadi pagi,,,,,
kukatakan kepadanya,,,,
tentang bait-bait syair…
dengan menghela nafas…..

malam-malam penantian terasa begitu lambat….
seolah tak mengerti tentang perasaan hatiku,,,,,
kuharap tidak meninggalkanku….
karena begitu sunyi…..

entahlah,,,,
apakah ini akan berarah…
seperti perahu yang berlayar,,,,
hingga ke tujuan atau terdampar,,,

atau seperti embun,,,
yang jika tetap pagi,,,,
akan terasa dingin…
atau menguap karena sinar…

benarkah aku melihat cahaya,,,
atau hanya sekedar lalu saja….
dan tergantikan…
tapi telah sewindu lamanya,,,,

purnama yang kurindu,,,
masih lebih sering kutemui,,,
dan malam-malam….
masih tetap merindu…

ingin kuungkapkan segalanya,,,
apakah masih bisa…
jika aku hanyalah sebatas…
dan ia melambung ke angkasa…

Syair cinta


Sayangku,
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim

kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku

ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku

sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa

cinta


Kuberikan hati & setiaku hanya untuk cinta,
Tapi dia dengan sejuta perangkapnya
malah membuatku terus terjaga dalam derita…
Lalu kupupuk benci & dendam untuk cinta,
Tapi dia dengan sejuta kenyataannya
malah smakin menguatkan rasa sayang yg terlanjur ada.

Duhai,…
Bukankah cinta itu seputih & semurni ketulusan rasa ?!
Lalu mengapa dia menyelimutiku dengan debu keraguan
yang begitu tebal.
Dan mengubah sang waktu menjadi samurai tajam
yang menikam tepat di jantung takutku.

Duhai,…
Bawalah jauh cinta ini dari fananya hidup.
Karna kulelah & muak mencium bau kepercayaan
yang dihembuskan oleh tipuan khayal cinta.
Dan sisakan bayangan pucat wajah takdir
yang menyeretku pada nisan kematian rasa.

Rasa dan Asa


Sejengkal rasa yang ada begitu sulit terlupa
Sejuta asa namun telah sirna
Akankah rasa ‘kan mewujudkan asa?
ataukah naif bila asa menggugah rasa?

Dulu dipuji kini tercaci
Dulu dipuja kini terhina

Kemana ‘kan kubawa asa?
Kepada siapa ‘kan kutambatkan rasa?
Semua sirna dan sia-sia

Nirwana…
Sakitku adalah bahagiamu
dan bahagiaku adalah bersamamu…

Apa yang kau sebut nama itu adalah kumpulan huruf-huruf yang terpahat pada kertas putih dan menancapkan gemanya hingga jauh ke lubuk hati. Lalu ketika nama itu tersebut membuat hati menjadi berdegup kencang dan hati bergetar.

atau nama yang kamu maksud itu adalah kumpulan rasa yang kita identifikasikan lalu saat ia tak perlu disebut karena menyatu dalam rasa.

yang mana kau sebut nama, antara CINTA dan DIRIMU. Bukankah saat cinta menjelma maka namamu bukan lagi DIRIMU tapi bermetamorfosa menjadi CINTA, sehingga aku cukup memanggilmu CINTA, dan tak perlu lagi memanggil namamu.

tidaklah harus sama


Aku mempertahankan dirimu
Karena ketidakmampuan diri ini
Menahan kesendirian tanpa dirimu

Dirimu meninggalkanku
Karena kepentingan keluargamu

Mengapa kita tidak saling bicara?
Isi alam pun tercipta tak harus sama
Ada siang karena ada malam
Tiada mungkin dikatakan malam
Bila siang pun tiada
Ada si kaya karena adanya si miskin

Lalu apa yang kita sombongkan dari perbedaan ini?
Inilah kesempurnaan Ciptaan-Nya
Selama kita masih bisa pahami posisi

Cinta Yang Nyata


Aku tlah berkelana dari seribu cerita..
Mencari cinta dan mendambakan sang kekasih..
Yang setianya bagaikan putihnya merpati..
Dan pengertian bagaikan seorang ibu….

Mendambakan sang ratu cinta bagaikan mimpi..
Bayangnya yang rupawan dan menawan…
Anggun dan menjadi pujaan setiap insan..
Oh adakah wanita demikian di dunia…

Slalu saja berkelana aku merangkak…
Menemukan keindahan yang penuh racun…
Melumuri hatiku dengan tuba yang menyiksa..
Hingga terjerat aku takut untuk mencinta..

Oh di manakah cinta yang harus kudapatkan..
Adalagi kah kata yang masih terucap…
Pabila dikau insan slalu tersakiti…
Mencari cinta serasa sungguh bermimpi…

Kamulah Akhir Perjuanganku
Telah kukatakan hal ini sayangku…
Bahwaku ingin memilikimu selamanya…
Karna kutau, kau layak tuk dicintai..
Oleh ketulusan hati dari insan ini..
Yang menyatakan cinta tanpa syarat….

Kau begitu cantik dan indah…
Selayaknya ratu kau kuperlakukan…
Memujamu bagaikan dewi tak hanya mimpi..
Karna kau tlah berdiri atas tahtaku..
Sampai matipun sumpah cintaku padamu..

Engkaulah akhir perjuanganku..
Dan tlah kuhentikan pencarian cintaku..
Karna kutlah temukan dirimu kasih…
Takkan ada lagi yang menggantikanmu..
Bahwasanya cinta matiku bagi dirimu…


Cinta Putih


Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari

Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh taman asa
di antara kuntum bunga mawar yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’

Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi
dan suci…

Sempurna Dalam Cinta


Aku tak sempurna…
Mataku menatap ke depan bagaikan garis..
Dan tanganku hanya sepasang tuk menggenggam..
Kakiku berpijak di atas bumi yang kokoh…
Tapi kumudah goyah meskipun di atas karang….

Aku tak sempurna…
Telingaku hanya tuk mendengar dan mendengar…
Kumenghirup dunia agarku tetap hidup…
Kala lelah aku terbaring dalam mimpi..
Berharap menjadi sempurna bagai malaikat..

Aku tak sempurna…
Tapi ku jua tak sendirian di dunia..
Di sana banyak insan yang serupa denganku…
Mencoba sempurna dalam cinta..
Mencinta dan berharap dicinta…

Meskipun jiwa dan raga tak sempurna..
Hanya harap saja tuk pasrahkan diri…
Di dalam cinta kugenggam cahaya sempurna…
Berpadu dalam darah dan dagingku…
Merasa, mencinta dan harapan akan cinta….

ku menantimu


sejenak ku coba lewati hari tanpa mu
dan mencoba berdiri tegar
dengan puing-puing cinta yang kau simpan untuk ku
walau semua terasa begitu miris dan memilukan
namun bayangmu tetap tak mampu ku tepis

tuhan…
jika mememang dia bukan untukku
maka izinkan q sekali lagi mencintainya
dan izinkan q sekali lagi mendengar suaranya
hanya untuk melepas smua rasa sesal dalam hati
dan setelah itu q akan mengikhlaskan mu
karna ku tau setiap awal akan ada akhirnya

@DO'A & HARAPAN@


Tuhan …
Jika aku bisa meminta
Aku tak ingin seseorang yang sempurna
Karna aku ingin menjadi seorang pelangkap buatnya

Tuhan …
Jika aku punya waktu
Aku tak ingin berbohong untuk mencintainya
Karna aku ingin bersama selamanya

Tuhan …
Jika aku boleh memilih
Aku tak ingin melimpah kekayaan
Karna aku ingin mempunyai kelimpahan kesetian

Tuhan …
Jika ada kata yang terucap dari bibirku
Aku ingin berkata kepadanya cintai aku dengan tulus
Karna aku ingin ada cinta diantara kita

Tuhan ….
Biarkan ada sebuah akhir untuk cintaku
Biarlah kutemukan seorang yang mencintaiku
Hingga ku tutupkan mata

@~~SEDIHKU~~@


mungkin tak ada artinya tetesan air mataku diantara aliran sungai ini
matahari senja seolah sendu menampakkan cahayanya didepan sedihku..
sapuan angin membelai lembut wajahku yang menambah sedihku..
salahkah aku yang inginkan sedikit kasih syang diantara sejuta sedihku ??
salahku aku yang inginkan dirimu seutuhnya ??
hingga ku tak sanggup menahan semua sakit ini..
tak ada kejutan lagi dibalik impian bahgia..
apa takdirku memang harus begini ??
apa ku harus merintih diantara kejamnya dunia ??
yang tak pernah memandang arti dari semua pengorbananku !!
apa ini tak cukup bagimu..
apa ini terlalu hina tukmu
ku berusaha berjalan di atas relung kehancuran yang kian menggerogoti nyawa ku..
kau tak pernah menganggap kehadiran rasaku
kau tak pernah mau mengerti
hingga tangis iringi kepergianku tuk selamanya…

pecundang


Satu masa telah lama tersingkap
saat kidung-kidung cinta tak lagi berharga
karena
sinden tua
penabur nada
telah lama membisu
dan menjadi pecundang abadi

benih-benih mimpi
yang dulu tersebar
tertata rapi dalam harapan
kini
hanya meratap dalam lamunan senja
ditemani getirnya senyuman bintang
yang enggan untuk berbinar
dak tak lagi tahu
dimana letaknya utara

semua sorot mata tertuju padanya
menghujam padanya
serentak, dan bertubi-tubi
mendikte segala kelalaian
kebodohan yang membunuh banyak kepercayaan

ia nampak tersenyum
bukan karena bahagia yang melanda
juga bukan suka cita yang membahana
namun,
itu hanyalah topeng
dari
beribu gejolak
yang telah berpadu
dan terus menghujam
kerajaan batinnya
dan merampas
mahkota mimpinya
sehingga tahta cinta
tak lagi berjaya
atas dirinya

ia terus berjalan
dalam ketertundukannya
tak mampu menatap
kilaunya pedang yang merentang
karena hidupnya
telah lama terenggut
oleh pedang-pedang itu
dan oleh jiwanya sendiri

ia adalah air yang terbakar oleh api
ia adalah serigala yang dimangsa oleh rusa
ia adalah dewa yang mati di tangan manusia
ia adalah raja yang diperintah oleh budak
ia adalah mimpi di alam nelangsa
dimana sayap-sayap hatinya
telah menjadi tombak
yang membunuh dirinya

rintihannya terdengar sangat lirih
tak lagi berirama
karena
mata-mata suara
telah merenggut
syair-syair kehidupannya
saat dirinya sedang berusaha
untuk mengenal
kabut harmoni kehidupan

Bangkitlah sang pecundang!!!


Bangkitlah sang pecundang!!!
mainkan kembali harpa kehidupanmu
lalu lantunkan syair tentang kemenangan
bersama bisikan awan pagi
yang membawa sejuta harapan

Hiduplah kembali wahai pecundang!!!
Allah masih memberimu
harapan dan kesempatan
Saat sinar mentari kembali berpendar
Ledakkanlah senyummu
singkap segala misteri yang kelam
dan berpestalah di alam kebahagiaan


mainkan kembali harpa kehidupanmu
lalu lantunkan syair tentang kemenangan
bersama bisikan awan pagi
yang membawa sejuta harapan

Hiduplah kembali wahai pecundang!!!
Allah masih memberimu
harapan dan kesempatan
Saat sinar mentari kembali berpendar
Ledakkanlah senyummu
singkap segala misteri yang kelam
dan berpestalah di alam kebahagiaan

sepi......


tuliskan bait merindu untuk-ku

akan kulafal lantang hingga dunia terdiam

kisahkan tentang roman sang pemimpi dalam kesendirian

wujudkan dalam origami dan terbangkan

hingga tertangkap ketika terlelap..

kamu........


hey,, untukmu yang mengagungkan kesunyian

membelai segala yang datar

menggurat pena dalam gemulai

tuliskan lakon nun jauh disana dimana bersemayam peri yang terluka dengan sayap patahnya

merindu untuk terbang,,

hey,, untukmu yang semerbak dalam gulitanya malam

tunjukan jalan ku-ingin pulang..

aku sang pecundang


langitku gelap hari ini

kemana mentari berada?

bersembunyikah ia seperti pengecut..!

kemarin terlihat perkasa dirinya

kau tanduskan bunga dan dahagakan mereka

tapi tetap ku-merindu.

PRIMBON RAMALAN JODOH

BackLink Site

SEO neXT | Free Backlinks Exchanges
Free BacklinksSERIBU KAWAN
2billiontraffic4uAGUS FAUZYANEKA VIDEOfreebanner4usatriopiningitseribukatamutiarakatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4ubabulfatahartissexy17 bertaubatlahiklansahabatiklanseribuiklanwargaseribusayangmajelisrasulullahsangrajamayasurgaweb4905GOBLOGbloggratiss4usurgalokaFECEBLOG 4UISERBA SERBIBUSANA MUSLIMSENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISSERIBU KAWANUnlimited BacklinkFree Automatic LinkECBannerFree Automatic LinkFree Automatic LinkKostenlose Backlink AustauschFree Automatic LinkCrdenas.netFree BacklinksDAHOAM Free BacklinksFree BacklinksBacklink ExchangeMultiple BacklinksBacklink Exchange - PlugboardCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Backlinks ExchangeFree Automatic Linkkostenlose backlinksFree Automatic Linkechange de liensFree Automatic LinkFree Automatic Link120x90 Plugboard Backlink ExchangeIntercambio de enlacesEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic Elvira LinksFree Automatic LinkFree Automatic LinkIntercambio gratis de EnlacesFree BacklinksFree BacklinksFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeFree Automatic LinkFree Automatic LinkMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangeText Backlink ExchangesText Back Links ExchangeText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.linkdevi.combedava - Free Backlink - www.v8link.comLinkon Bedava - Free Backlink