Pages

Subscribe:

Klik di sini jika Anda menyukai Puisi saya

Pengikut

Senin, 25 Januari 2010

tergila gila kepadamu


aku sepertinya tergila gila kepadamu
karena aku tak henti hentinya memikirkan cara untuk bertemu kamu
aku ingin sekali menyentuh telapak tanganmu
melihat wajahmu dari dekat
mengatakan ratusan kata sayang kepadamu
agar kamu mengerti, bahwa aku tak mungkin bisa berpisah dari kamu
aku sendiri masih ga ngerti
apa yang membunuh akal sehatku
sekiranya engkau meninggalkan aku,
entah aku masih dapat bertahan hidup atau tergulai sekarat
mungkin kamu takkan melihat hal itu
karena aku telah menyerahkan seluruh hidupku kepadamu
seluruh hatiku kepada kamu
seperti seorang pemanah yang mempertaruhkan hidupnya paa sebuah busur dan anak panah
dan kini aku seperti seorang penjudi yang mempertaruhkans eluruh kekayaanku untuk memilih kamu
dan jika aku salah, maka habislah semuanya
habislah seluruh hidupku
aku sangat menyayangi kamu
karena tak pernah ku biarkan waktuku terbuang untuk hal hal lain selain bersamamu
memandang wajahmu dari foto

kesepianku tanpamu......


kubiarkan kesepian menyelimuti hidupku
dalam kehampaan merona dalam jiwaku
mewarnai setiap detik nafasku
menghantui setipa getar dadaku

kucari entah dimana dia berada
menghempas semua asa melemah tiada rasa
tiada kurasa mengerti akan adanya
datanglah wahai bidadari cinta

di sela kehampaan kurasakan kesunyian
terasa menyakitkan rasa kesepian..
kembalikan jiwaku yang selalu menginginkan dirimu
jiwa yang selalu haus dalam pencarianmu

dimanakah kau yang kucari
lelah kaki melangkah yang tiada terarah
merasakan letih.. hingga tak mampu ku merintih
ingin ku hapuskan rasa kesepian ini

"Sang Penyair"


Aku akan bahagia karena aku adalah seorang penyair...
Seorang penyair akan bersandiwara dengan fitrahnya.
Ia merasakan kenikmatan dengan memakai pakaian yang bukan jubahnya...
Menampakan perasaan Jiwa yang bukan suasana hatinya.
Ia berperan sebagai orang gila padahal ia orang yang cerdas.
Berperan sebagai seorang sebagai seorang pemberani padahal ia seorang pengecut...
Berperan bahagia padahal ia.... Menderita!!!
Ia juga bisa berperan sebagai seorang pecinta yang menekan getaran cinta dihati untuk kebahagiaan orang lain..

Puisi Kehidupan





Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan

Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya

Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati

Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang

mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti

oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani

Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI

Untuk Sang Pemuja


Cinta…?
Percayakah kamu dengan cinta…?
Cinta itu adalah pemuja alam nestapa, yang lahir dari sebuah kesucian
yang di ciptakan dari setetes air mata ketulusan
yang di dengarkan oleh seruan alam
yang di limpahkan untuk semua umat
yang di jadikan sebuah penantian bagi dirinya
Semua itu ada karena naluri
dan semua itu ada karena jelmaan rasa dari sebuah ke rinduan yang abadi

Dia hadir membawa perih
Dia hadir membawa luka
Dan dia hadir dengan membawa sejuta rasa yang terdalam
dari hati seorang pemuja
hati yang menginginkan rasa yang tak terberi oleh hasratnya
karena dia semua tercipta, karena dia semua berkuasa
karena dia pula semua bertahta di atas nama sang pemuja…

AKHIR CERITA,.......


Akhirnya semua akan tiba pada hari tak biasa
Pada suatu ketika yang tak ingin ku temui
Bukanlah akhir cerita indah
Bukan pula kisah abadi

Hanya suratan suci dari sangyang,
suratan bagi pujangga yang lelap dihembus sepi
Memang ini syair para dewa!
Syair penuh luka untukku seorang

Tiada gadis lain sepertimu
yang mampu membuat jiwaku merona.
Hanya sekilas senyummu lah
Yang dapat mengepakan kembali sayap-sayap rapuhku

Sejak sang surya berseri menyambut pagi,
hingga tenggelamnya dia di malam sunyi…
Ku kan setia menantimu,
menunggumu sampai terlelap nanti.

Di malam sunyi penuh bintang,
hanya kau sang hatif di hatiku…
seperti desau angin yang berhembus,
dan membuat dedaunan ikut menari

Namun kini taida mimpiku,
habis sudah anganku.
Di saat kau pergi meninggalkanku menangis,
meratapi indahnya luka perih di hati.

Kini…Hanya air mata di akhir semua cerita,
air mata yang jatuh bagai renai di langit senja.

Semua hanya ambisi…


Bila saatnya tirani bertahta
Dan nyawa pun menjadi tak berharga
Mengapa nurani sudah tak lagi
Membatasi diri …seolah mati

Haruskah kita s’lalu menangisi
Dunia yang dihuni khalifah keji
Seperti mereka yang tertawa
Dan merasa dirinya …penguasa

Semua hanya ambisi…

Mungkinkah keadilan tersembunyi
Sanggup membungkam raga sang penyiksa
Yang dipengaruhi khayalan dan
Nafsu liar mereka…’tuk s’lamanya

Cintaku tak pernah selesai


Andai kubisa kasih,
Kan ku untai bening butir air mataku ini.
Dan kan kurenda helai lusuh rambut putihku.
Agar kau berikan ketulusan hatimu.
Dan kurasakan hadirmu di setiap langkah dan nafasku.
Namun cinta yg kau suguhkan tak lebih hempasan angin nan lalu.
Terkadang sepoi melenakanku.
Sesekali menderu resahkan kalbu.
Mungkin tiada pernah kau rasa,
Luka derita jiwa yg hampa.
Raga ini memang fana.
Tapi cintaku abadi dan mulia.

Bila rasaku ini rasamu


Aku memang terlanjur mencintaimu
Dan tak pernah ku sesali itu
Seluruh jiwa rela ku serahkan
Mengenang janji setiaku

Kumohon jangan jadikan semua ini
Alasan kau menyakitiku
Meskipun cintamu tak hanya untukku
Tapi cobalah sejenak mengerti

Bila rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga

Coba bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini kasih
Semua telah terjadi

selamatkan aku


Sepertinya semuanya hilang

keping-keping yang menyusun bagian-bagian penting dari diriku rontok satu persatu

rasanya seperti aliran darahmu yang terkuras menghabiskan kesadaranmu dan membiarkanmu tertunduk lemas tidak berdaya

setengah dari diriku telah hancur saat aku hanya bisa menatap nanar jauh ke depan, tanpa tahu apa yang seharusnya kulihat, kudengar, apalagi kurasakan

semuanya seperti palsu, semuanya seperti salah, dan sepertinya kali ini adalah waktu yang tepat untuk aku menyerah

Aku telah kalah

kalah dengan perasaanku yang tidak menentu yang membawaku dalam perahu menuju matiku yang tidak berbatas

Aku tidak ingin hidup

namun aku juga tidak ingin mati

selamatkan aku, aku mohon…

Tuhan tidak lagi mengerti kesedihanku

tolong… siapa saja….

tolong aku…

jam......


Berapa waktu yang dibutuhkan untuk merasakan sebuah rasa?

Satu detik kah?

Apakah cukup untuk merasakan bahwa rasa bahagia itu membuatmu tenang dan nyaman

Berapa lama waktu yang dibutukan untuk merasakan sebuah rasa?

Satu menit kah?

Apakah cukup untuk merasakan bahwa rasa sakit itu membuatmu menangis dalam tidurmu

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merasakan sebuah rasa?

Satu jam kah?

Apakah cukup untuk merasakan baawa rasa takut itu membuatmu tidak mampu berpikir dengan akal sehatmu

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merasakan sebuah rasa?

Satu hari kah?

Apakah cukup untuk merasakan bahwa rasa marahmu membuatmu menyesali seluruh kata-kata yang telah kauucapkan

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merasakan sebuah rasa?

Satu bulan kah?

Apakah cukup untuk merasakan bahwa rasa sedihmu tidak lagi dapat membaut dirimu mengerti akan tujuan hidupmu

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merasakan sebuah rasa?

Satu tahun kan?

Apakah cukup untuk merasakan bahwa rasa cintamu adalah perasaan yang paling berharga yang tidak datang begitu saja dalam hidupmu

Aku adalah anak manusia

Yang membutuhkan satu detik untuk merasakan cinta

Satu menit untuk merasakan sedih

Satu jam untuk merasakan marah

Satu hari untuk merasakan takut

Satu bulan untuk merasakan sakit

Dan

Aku belum merasakan bahagia.

RATAPAN SANG PENYAIR CINTA


Aku disini terdiam
Tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelap oleh kabut
Seolah cahaya hilang di telannya

Ku mencintai bukan membenci
Ketika ku coba untuk memahami
Arti cinta sebnarnya
Tapi kenapa hanya luka yang ku dapat

Kini ku coba untuk merajut kembali sehelai demi sehelai
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan dengan
Dengan sebuah silet tajam
Kau sayat seolah kau tak mempuyai rasa

Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karma ku mencintai
Buka ,aku yang di cintai

Semoga kau bahagia
Dengan luka ku ini
Semoga kau tenang
Dengan pederitaan hati

Sesungguhnya tuhan melihat
Mendengar
Dan mersakan
Apa yg kurasa
Dia tak diam
Tapi dia selalu mendengar do’a ku

Suatu saat kau akan tau
Arti cinta sebenar nya..

AKHIR CERITA,.......


Akhirnya semua akan tiba pada hari tak biasa
Pada suatu ketika yang tak ingin ku temui
Bukanlah akhir cerita indah
Bukan pula kisah abadi

Hanya suratan suci dari sangyang,
suratan bagi pujangga yang lelap dihembus sepi
Memang ini syair para dewa!
Syair penuh luka untukku seorang

Tiada gadis lain sepertimu
yang mampu membuat jiwaku merona.
Hanya sekilas senyummu lah
Yang dapat mengepakan kembali sayap-sayap rapuhku

Sejak sang surya berseri menyambut pagi,
hingga tenggelamnya dia di malam sunyi…
Ku kan setia menantimu,
menunggumu sampai terlelap nanti.

Di malam sunyi penuh bintang,
hanya kau sang hatif di hatiku…
seperti desau angin yang berhembus,
dan membuat dedaunan ikut menari

Namun kini taida mimpiku,
habis sudah anganku.
Di saat kau pergi meninggalkanku menangis,
meratapi indahnya luka perih di hati.

Kini…Hanya air mata di akhir semua cerita,
air mata yang jatuh bagai renai di langit senja.

RINDUKU SUNYI....


Rindu ini begitu berat.
Hingga tak kuasa ku menahan gejolak jiwa.
Smentara,…
Debur ombak samudra tertahan karang dipantai.
Deru angin dan deras hujan malam ini tak mampu tepiskan sunyi sepi.
Tapi..,..
Senyumanmu tlah luluhkan keraguanku.
Dan keiklasanmu tlah sirnakan keangkuhanku.
Kini….
Kembali aku sendiri merangkai angan dan lamunan,agar bìsa menjadi mimpi.
Berharap ku mampu untuk bertahan, walau tanpa satu kehadiran.
Dirimu.

Cintamu luruskan jalanku.....


Kala ku berjalan tanpa arah.
Kala langkah kaki mulai goyah.
Kau hadir bersama cinta.
Dan kau hembuskan kebesaran-NYA,
dengan lantunan ayat-ayat suci.
Keimanan hatimu tlah insyafkan keraguanku.
Kini…
Kubersimpuh, memohon pada Allah atas cintaku.
Aku berdzikir pada-NYA.
Kuuntai airmata
menjadikan sbagai tasbihku.
Agar kuingat slalu namamu.

ego.....


Bila saatnya tirani bertahta
Dan nyawa pun menjadi tak berharga
Mengapa nurani sudah tak lagi
Membatasi diri …seolah mati

Haruskah kita s’lalu menangisi
Dunia yang dihuni khalifah keji
Seperti mereka yang tertawa
Dan merasa dirinya …penguasa

Semua hanya ambisi…

Mungkinkah keadilan tersembunyi
Sanggup membungkam raga sang penyiksa
Yang dipengaruhi khayalan dan
Nafsu liar mereka…’tuk s’lamanya

Andai kubisa kasih


Andai kubisa kasih,
Kan ku untai bening butir air mataku ini.
Dan kan kurenda helai lusuh rambut putihku.
Agar kau berikan ketulusan hatimu.
Dan kurasakan hadirmu di setiap langkah dan nafasku.
Namun cinta yg kau suguhkan tak lebih hempasan angin nan lalu.
Terkadang sepoi melenakanku.
Sesekali menderu resahkan kalbu.
Mungkin tiada pernah kau rasa,
Luka derita jiwa yg hampa.
Raga ini memang fana.
Tapi cintaku abadi dan mulia.

penyair merana


Mendetak di dada

memanahkan cinta

Ditali, dibui pada belenggu sunyi

seolah aku tak bisa memahami

bodoh

Otakku dipasung pada dinding-dinding kokoh

Syahdan, aku mendadak jadi pujangga gila

mendadak aku jadi puisi

Manusia tergila-gila manusia demi mendapat cinta

Manusia melelehkan dirinya agar jadi puisi

Nah, semoga kita tak terkapar dalam mimpi

Agar tak mati dalam sunyi

yang tertatih antara hasrat dan cinta sejati

Indah dia


Dia yang ku ingin
tapi dia begitu dingin

Dia yang ku nanti
tapi dia begitu memati

Dia yang ku cari
tapi dia begitu pergi

Indahnya dia
ingin saja ku bersamanya

Risalah Cinta Sang Penyair


Apa itu cinta?
Kata apa itu?
Apakah cinta itu?
yang selau ditebarkan hati merana?
Apa cinta itu?
yang membuatmu terombang-ambing?
Apa jenis cintamu penyair?
Ajarilah aku tentang cinta.

PRIMBON RAMALAN JODOH

BackLink Site

SEO neXT | Free Backlinks Exchanges
Free BacklinksSERIBU KAWAN
2billiontraffic4uAGUS FAUZYANEKA VIDEOfreebanner4usatriopiningitseribukatamutiarakatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4ubabulfatahartissexy17 bertaubatlahiklansahabatiklanseribuiklanwargaseribusayangmajelisrasulullahsangrajamayasurgaweb4905GOBLOGbloggratiss4usurgalokaFECEBLOG 4UISERBA SERBIBUSANA MUSLIMSENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISSERIBU KAWANUnlimited BacklinkFree Automatic LinkECBannerFree Automatic LinkFree Automatic LinkKostenlose Backlink AustauschFree Automatic LinkCrdenas.netFree BacklinksDAHOAM Free BacklinksFree BacklinksBacklink ExchangeMultiple BacklinksBacklink Exchange - PlugboardCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Backlinks ExchangeFree Automatic Linkkostenlose backlinksFree Automatic Linkechange de liensFree Automatic LinkFree Automatic Link120x90 Plugboard Backlink ExchangeIntercambio de enlacesEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic Elvira LinksFree Automatic LinkFree Automatic LinkIntercambio gratis de EnlacesFree BacklinksFree BacklinksFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeFree Automatic LinkFree Automatic LinkMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangeText Backlink ExchangesText Back Links ExchangeText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.linkdevi.combedava - Free Backlink - www.v8link.comLinkon Bedava - Free Backlink