Pages

Subscribe:

Klik di sini jika Anda menyukai Puisi saya

Pengikut

Senin, 18 Januari 2010

Saat Tepat Katakan Cinta



Perasaan cinta dan sayang Anda kepada pasangan membutuhkan bumbu penyedap. Dan, bumbu penyedap yang paling ampuh adalah dengan mengatakan secara langsung, spontan. Tapi, itu saja belum cukup, imbangi dengan tindakan. Tahu tidak, kata cinta selalu akan mengakrabkan dan mengabadikan hubungan.

Namun, banyak wanita yang jarang mengungkapkan cinta, atau sayang dengan spontan. Malu adalah alasan utama. Padahal, jika malu itu dapat dikesampingkan, dan Anda pandai memilih waktu mengungkapkan perasaan Anda, pasti kebahagiaan akan Anda dapatkan.

Jennifer Kornreich, ahli komunikasi dan seks menuturkan beberapa resep ampuh cara mengungkapkan perasaan anda pada pasangan. Terapkan, siapa tahu, Anda merasakan dampak baiknya. Katakan sesering yang diinginkannya.

* Harus diingat “Jangan memberikan orang lain sesuatu yang tak diinginkannya”.
* Katakan sesering mungkin kata-kata yang diingini oleh kekasih anda dan ingat seberapa besar keinginannya mendengar kata-kata itu terucap dari mulut Anda.
* Jika ia sedang sibuk bekerja ketika Anda menelepon hanya mengucapkan “Aku Sayang Kamu”, bisa jadi ia malah menganggap telepon Anda itu mengganggu. Jadi, Anda harus benar-benar tepat dan mengetahui timing yang tepat ini.
* Imbangi dengan Tindakan. Jika tak lama setelah mengatakan “I Love You” Anda marah dengan hebat karena alasan tertentu, kata-kata Anda tentu jadi tak bermakna. Jadi, sebaiknya Anda juga mengimbangi kata-kata dengan perbuatan yang sesuai.
* Jika Anda memiliki masalah yang ingin dibicarakan dengan dia dan kemungkinan besar memicu timbulnya konflik hebat, tahan dulu kata-kata sayang tersebut dan baru katakan saat pertengkaran Anda sudah mereda. Sesuaikan dengan kondisi Anda.
* Kata-kata akan memiliki kesan yang dalam, jika diucapkan dengan tulus dan sungguh-sungguh. Maka, ucapkanlah kata-kata tersebut sesuai dengan karakter Anda sehari-hari. Misalnya, jika Anda suka berbicara lugas dan tak suka bahasa puitis, menyatakan kata-kata cinta dengan ungkapan yang puitis akan mengurangi kesan ketulusan Anda.
* Selain itu, perhatikan juga kesenangannya.
* Jangan menyalahgunakan kata cinta. Ada sementara orang yang menggunakan kata-kata ungkapan rasa cinta sebagai alat untuk “memaksa” melakukan sesuatu, misalnya “bercumbu” lebih jauh.. Ini sangat tidak disarankan karena mengurangi makna sesungguhnya dari kata-kata yang Anda ungkapkan.

Nah, sekarang Anda tinggal mempraktekkannya.

KATA HATI



Cinta seperti matahari, ia tetap bercahaya. Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi kekadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya. Cinta adalah santapan jiwa. Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong. Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali. Cinta adalah buta…cinta tidak mengenal usia, paras rupa, mahupun kekayaan dan harta karun, tetapi dari keikhlasan dari hati setiap insan antara satu sama lain. Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan. Jika cinta suci tidak datang daripada tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat. Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak bererti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA . Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali. Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari. Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI.. Cinta umpama ‘treasure hunt’. Cita cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke penamat yang paling mengembirakan. Namun di dalam perjalanan kita akan menghadapi pelbagai rintangan dan cabaran. Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan di kebas oang lain. Tetapi tak usahlah kecewa. Walaupun hadiahnya tidak kita perolehi, tetapi keseronokannya kita sudah rasa. Jadi bercintalahsepenuh hati. Namun janganletakkan harapan terlalu tinggi. Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam setiap percintaan. Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu kerana orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya. Dan bila dia suatu masa hilang dari pandanganmu….kau akan menyedari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sedari…. Cinta suatu yang indah, cinta boleh buat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua boleh membawa kesalan yang tak sudah.

tangisan panjangku

Aku harus terus menulis
Karena menulis adalah mimpiku
Tapi……
Jika tulisanku adalah tangis?
Haruskah aku terus menulis

Aku harus terus mencinta
Karena cinta adalah ruh dan ujudku
Tapi…..
Jika cinta adalah perih?
Haruskah aku terus mencinta

Para perempuan…..
Jika kau baca syair-syairku
Maka kau akan temukan aliran air mata tiada henti
Maka kau akan temukan kepiluan dan kesepaian tak bertepi
Semua karenamu
Semua karena kumencamu

Entahlah…..
Yang kuyakini perempuan adalah pasangan hidupku
Yang kan mengisi semua celah sepi hidupku

aku merindukanmu

Ketika aku merindukanmu…
Kutuliskan semua rasa yang ada
Kucoba rangkai menjadi bait-bait puisi indah
Seadanya rasa ini, sedalamnya hatiku

Ketika aku merindukanmu…
Tak terasa tetes airmata jatuh di pipiku
Dikala tak sedikitpun dapat kutemui adamu
Lirih pun tak kudengar suara manismu

Ketika aku merindukanmu…
Aku ingin waktu berputar ke masa lalu
Saat dimana aku ada disampingmu
Ketika dirimu belum pergi dari kehidupanku

Ketika aku merindukanmu…
Langit yang biru pun terasa kelabu
Panas mentari tak mampu hangatkan jiwaku
Tak ada rasa indah dalam kehidupanku

Ketika aku merindukanmu…
Berjuta angan inginkan kembali kehadiranmu
Walau harus berjalan jauh menjemputmu
Kurela demi bahagianya hatiku

Ketika aku merindukanmu…
Semua langkah tanpamu terasa kaku
Tak ada tawa terlahir serenyah bersamamu
Hidup sepenuhnya terasa pilu

Ketika aku merindukanmu…
Ingin rasanya aku menuruti semua egoku
Raih bahagiaku, mungkin acuhkan bahagiamu
Syukurku, ketika merindukanmu tak ku lakukan itu

Ketika aku merindukanmu…
Kutatap langit, kulihat engkau menatapku
Kutatap air, kuingat kenangan bersamamu
Kutatap hidupku, begitu kosong tanpamu

Ketika aku merindukanmu…
Aku bersedih kala teringat dia disampingmu
Begitu ingin kuhapuskan kerinduan ini
Namun hati masih ingin mengharapkan kembalimu

Ketika aku merindukanmu…
Berjuta tanya menyeruak dipikiranku
Adakah juga kau rasakan kerinduan padaku
Tak terbersitkah keinginan bertemu lagi denganku

Ketika aku merindukanmu…
Tak sedikitpun kusesali pertemuan awal itu
Tak ada hasrat untuk memisahkanmu
Tak ada rasa ingin membelenggu jiwamu

Ketika aku merindukanmu…
Ratusan malam kuhabiskan menunggu
Banyak mimpi kutabur di taman hatiku
Berharap esok kau berdiri di depan pintu hatiku

Ketika aku merindukanmu…
Terkadang datang ragu, coba tepiskan indahmu
Terkadang kupeluk bayangmu yang semu
Kutatap fotomu, berharap engkau melihatku

Ketika aku merindukanmu…
Berjuta penyesalan hadir atas semua khilafku
Berandai dapat kuperbaiki masa lalu
Seandainya dapat, kutata ulang kehidupanku

Ketika aku merindukanmu…
Terselip tanya “adakah kau menyesal mengenalku ?”
Terselip tanya “tak bisakah kau miliki saja diriku ?”
Terselip tanya “begitu mudahkah hapuskan diriku dari kehidupanmu ?”

Ketika aku merindukanmu…
Setengahnya kumerasa malu, karna mungkin hanya aku
Di sampingmu bukan diriku, mungkinkah dipikirmu ada diriku
Hingga dihatimu, masih bisa merindukan sosok lemahku

Ketika aku merindukanmu…
Hanya ungkapan rasa ini yang kumampu
Meski takkan pernah dapat menjadi obat bagiku
Sedikitnya melepaskan sedikit rasa dari hatiku

Ketika aku merindukanmu…
Kurelakan semua rasa sayang ini menunggu
Kubiarkan diri ini mengenang memori masa lalu
Kuyakinkan hatiku jangan memilih tuk ragu

Ketika aku merindukanmu…
Harapan tumbuh, serasa ku mampu sendiri dulu
Kubiarkan hati putih tanpa debu cinta yang lain
Mencoba buktikan betapa setianya diriku

Ketika aku merindukanmu…
Kuberikan semua rasa sayang yang tulus untukmu
Kuhapus ingatan tentang ketaksempurnaanmu
Kuyakinkah hati sesungguhnya kita adalah satu

Ketika aku merindukanmu…
Kusadari betapa lemahnya diriku tanpamu
Kuteringat betapa kasarnya diriku dulu
Betapa ingin memohon dirimu kembali padaku

Ketika aku merindukanmu…
Kucoba merangkai semua imaji bahwa kau pun merindu
Kucoba bermimpi kau pun memimpikan keberadaanku
Kucoba menunggu, buktikan takdir dan inginku

Ketika aku merindukanmu…
Tak kuasa logika atas semua rasa dalam hatiku
Tak kuasa raga atas keberadaan jiwa lemahku
Tulus mencintaimu, dari ketidaksempurnaanmu

Ketika aku merindukanmu…
Kupintakan dirimu sehat s’lalu hingga batas waktu
Berkhayal kelak dapat kulihat kembali sosok indahmu
dan kudengar lagi… suara manja dan manismu

Ketika aku merindukanmu…
Kuterpaku dengan kata-kata cinta dan setia
Tulus dan tanpa harus dirasa oleh berdua
Hingga sering membuatku menjadi rapuh

Ketika aku merindukanmu…
Menjadi seperti inilah diriku
Terlihat jelas seluruh isi hati dan pikiranku

Hanya karena aku merindukanmu…
Kurasakan putih dan tulusnya cinta
Indahnya memberi, teguhnya rasa
Bagaimana hati mencoba setia

Ketika aku merindukanmu…
Rindu hanyalah satu-satunya kata di hatiku

AKU HANYA SETETES EMBUN


Dulu semua terjalin begitu indah..
Dari pengenalan menjadi pendekatan..
Dari percobaan menjadi keseriusan...
Awalnya tak mau memikirkan logika
Yang terpenting cinta telah bicara..
Tak peduli bagaimana akhirnya..

Waktupun merayap pasti..
Kebersamaan membuat kasih yang begitu dalam..
Sangat indah dan tak mungkin dilupakan...
Perbedaanpun di abaikan..
Pertentangan menjadi penghalang
Semua hancur..
Aku menangis dalam perihku..

Cinta terbesarku harus kukorbankan..
Entah demi siapa..??
Demi keluarga atau agama
Perbedaan yang tak bisa disatukan
Membuat aku dan dia terluka
sama-sama terluka..
Mengumpulkan puing-puing perjalanan cinta
Sesak dadaku mengenangnya..

Siapa yang bisa disalahkan..
Waktu yang telah mempertemukan
Ataukah aku yang tak mengindahkan logika
Aku mencintainya..
Tulus tanpa syarat apa-apa
Sedetikpun aku tak mampu bergeming
Cintaku begitu besar..
Cinta terbesar yang terjalin dalam sebuah perbedaan

Tuhan..aku cinta kamu.....
Haramkah kika aku mencintainya
Salahkah jika aku menyayangnya..
semuapun harus kulepaskan..
Termasuk dia..

Cintaku dan cintanya..
Tertulis hanya dalam sebuah cerita
Bukan pengukuhan dalam satu ikatan..
Berjalan sendiri
Tapi hati saling memiliki..

Kulepaskan dia...
Semoga cintaku selalu menjaganya..

Bagaimana Aku Mencintaimu


Dari awal kita sudah sangat paham. Yang kita rasakan sulit sekali dibahasakan. Tapi toh harus dilakukan, karena setidaknya bisa sedikit meringankan.

Kekasihku, aku bersyukur karena kita bertemu. Seperti yang pernah kukatakan sebelumnya, ini mirip potongan puzzle yang sudah berada di tempatnya. Ini sudah benar. Dan yang kita sepakati waktu itu, ini sudah final. Tidak perlu mencari-cari jawaban kenapa aku memutuskan untuk memilih bersamamu. Karena hanya ada satu alasan: aku yakin. Aku yakin bahwa aku akan membutuhkanmu setiap hari sejak keyakinan itu datang, seumur hidup. Maka aku tidak sempat berpikir dua kali, apalagi berubah pikiran, karena ini semua berawal dari sebuah keyakinan dan keseriusan, bukan keragu-raguan atau percobaan.

Aku adalah seorang perempuan aneh dengan kebiasaan yang aneh. Selalu pergi, tidak bisa diam di rumah, selalu ke luar. Mungkin itu sebabnya laki-laki tidak akan tahan dan menghilang, atau aku yang tidak tahan lalu menghilang. Aku selalu jauh, selalu pindah, sulit ditemui. Tapi kamu menemukanku, di sini, ketika kita sama-sama jauh dari rumah. Dan ketika kita saling jauh, kamu tidak hilang. Dan ketika kita bertemu lagi, kamu semakin dekat. Kini kita jauh lagi, kamu masih ada di situ. Aku tahu sejak awal ketika keyakinan itu datang, bahwa kamu tidak akan pernah hilang.

Cita-citaku juga aneh. Aku akan menaklukkan dunia. Aku akan lulus kuliah, akan bekerja, akan punya tabungan, akan dihabiskan dengan melakukan perjalanan. Aku akan membuat rumah. Aku akan menenentukan warna dindingnya. Dan menikah? Ah itu nanti saja. ... sebelum pada akhirnya aku menemukanmu ... atau kamu menemukanku ... atau aku menemukan diriku menemukanmu ... atau aku menemukan diriku ditemukan olehmu. Keinginan sebesar itu ternyata sekarang berhadapan dengan sebentuk cinta yang ukurannya ribuan kali lipat lebih besar. Yang menjulang kokoh menembus langit, mengakar kuat mencengkeram inti bumi, terbentang melampaui jarak pandang. Semua yang aku inginkan, tidak lagi terlalu berarti, karena kini yang aku butuhkan hanyalah bersamamu, berada di dekatmu. Karena aku yakin, aku tidak akan benar-benar bahagia dengan tercapainya semua yang aku inginkan, kalau aku harus menikmatinya sendirian.

Cinta ini megah, namun sangat bersahaja. Yang aku butuhkan hanya kamu, untuk berbagi apapun yang aku rasakan, yang aku lihat, yang aku dapatkan, sekecil apapun itu, sebesar apapun itu. Untuk menghabiskan sisa waktuku, setiap hari. Untuk melanjutkan hidup, sampai mati nanti.

Apakah Dia Mencintaimu Seperti Aku Mencintaimu?


Di taman ini kita biasa bertemu
Tempat di mana kita selalu memadu kasih
Ah, Bahagianya jika berada di sampingmu
Dan aku tahu bahwa kamu merasakan hal yang sama

Aku suka menyandarkan kepalaku dengan manja ke bahumu,
Mencium aroma khas harum tubuhmu
Sementara tanganmu dengam lembut membelai rambutku,
Memainkannya dengan jemarimu
Dan sesekali kau benahi rambutku
menempatkan helai-helainya di bagian atas telingaku

“Apakah aku secantik dia?” Sering aku bertanya begitu
Tapi kau hanya tersenyum kecil dan menjawab ” Aku sayang kamu, ya…”
Sambil tanganmu terus membelai rambutku
Dan aku melihat ke hatimu melalui teduh matamu
Aku tahu bahwa kamu berkata jujur
Tapi entah mengapa, aku dapat merasakan
bahwa akan tiba saatnya kau pasti meninggalkan aku

Dan kalau rasa takut itu datang,
aku akan memelukmu dengan sangat erat
Meminta kepada Tuhan supaya Dia mau menghentikan waktu
Memohon supaya jangan ada lagi hari esok
Agar aku bisa tertidur pulas dalam pelukanmu
di taman yang indah ini. Hanya aku dan kamu

Apakah harus sesakit ini untuk mencintaimu?
Kalau memang harus demikian, Aku bersedia sayang… Aku bersedia.
Asalkan aku selalu mendapat bagian dalam cintamu
Walaupun hanya sedikit saja

Di taman ini kini aku seorang diri
Sementara kamu sedang bersama kekasihmu itu
Apakah aku secantik dia?
Apakah kau membelai rambutnya seperti membelai rambutku?
Apakah dia mencintaimu seperti aku mencintaimu?

Di taman ini aku merindukanmu seorang diri
Menyaksikan capung-capung yang berkejaran memanggil hujan
Hingga akhirnya rintik-rintik kecil gerimis perlahan-lahan membasahi taman kita yang indah ini
Kubiarkan butir-butir air hujan jatuh di atas tubuhku
Kurasakan sebagai kecupan-kecupan kecil dan belaian-belaian lembut darimu
Di rambutku, di pipiku, di bahuku, di seluruh tubuhku.

Kecupan dan belaian yang selalu membuat aku takut kehilangan dirimu.

hati tak menentu


Keindahan yang dulu ada
Kebersamaan yang dulu kau cipta
Kini semuanya sirna

Bersama derai air mataku
Mengapa kau tega melakukan itu padaku
Tega mengianati aku
Sedih,perih,amarah kesal,kini bercampur menjadi satu dalam benakku

Kemana
Kau yang dulu
Yang selalu menyanyikan lagu-lagu cinta untukku
Mengapa semuanya sirna hanya sekejap saja
Aku masih ingin kan dirimu
Dirimu yang mencintaiku

Walaupun kau torehkan luka dihatiku
Kau tetap kenangan indah dalam hidupku
Dan disini aku masih mencintaimu
Berharap kau kembali
Dengan cintamu yang sama seperti dulu

Saat Cinta Tinggallah Kata


Cinta......
Bukanlah sekedar tutur kata
Bukan pula sekedar rasa
Bukan pula sekedar pengorbanan jiwa

Ketika cinta hanya sekedar kata
Raga-raga kan binasa tiada daya
Mata-mata kan menangis penuh duka
Jiwa-jiwa kan merasa hina di hadapan-Nya

Jika cinta cukuplah sekedar ucapan
Apa salahnya perbuatan setan
Di hadapan Robbnya Yang Penuh Kemuliaan
Mengakui kemuliaan-Nya, tapi tanpa kepatuhan

Tapi...
Cinta yang mulia
Adalah cinta pada Dzat Yang Maha Mulia
Cinta yang terlontar di tutur kata
Cinta yang tersimpan di dalam jiwa
Cinta yang terwujud ketaatan raga

balada hati


Kini aku yakin

Hidup sekata

Sebagai air dan udara

Penyejuk jiwanya


Kini aku yakin

Tiap masa

Sebagai api dan cahaya

Penerang langkahnya


Kini aku yakin

Jawab tanya

Sebagai puisi dan cinta

Pelebur hatinya


Kini aku selalu yakin

Engkau ada

Sebagai penyulam rasa

Pencipta semua asa


Di tengah balada sutra

Pagi seindah kata

Cerah berbalut jingga

Seolah suatu pertanda

Penawar sunyinya jiwa


Engkau kasih

Ada di hembus angin

Sejuk di tiap desah

Setia di pelayaran


Kini aku selalu yakin

Hijau dedaunan

Sebagai nafas kehidupan

Penjaga kelestarian


Aku kasih

Aku

Sebagai terima kasih

Untuk bening embunmu

entah mengapa


entah mengapa…
setiap detik ku selalu mengingat wajahmu…
entah mengapa..
setiap ku merenung teringat namamu..
entah mengapa…
ini terjadi padaku

tak bisa kutahan gejolak rasa rindu
tak bisa kutahan mendengar suaramu
tak bisa kutahan ingin berjumpa denganmu
tak bisa kutahan derap langkahku segera menghampirimu.

ku mohon terus pertahankan rasa ini
kumohon jangan pisahkan ia dari diri.. ini
kumohon berikan kebahgian ini abadi
semoga ini menjadi cinta terakhir untuk ku.

tolong obati sedihku


Tolong obati sedihku
sedih yang tak terperikan
Aku tak perduli
meski dusta yang terucap
katakanlah walau hanya 1 kali saja;

katakan kau inginkanku berbaring disisimu
walau kutahu kau telah serahkan ragamu padanya
katakan kau ingin kubelai hitam rambutmu
walau kau berhias hanya untuk dirinya

Dustamu adalah untaian mutiara
saat kau berkata
kasihmu hanya untukku

Biar kubawa kata kata itu
kata terakhirmu itu
tuk temani malamku yang tak akan pernah bersamamu lagi

dan jangan bunuh aku
dengan kata…
kau tak pernah menyayangiku…

ketulusan cintaku


Engkau awan yang selalu berikan hitam dan putih jiwaku,
yang memancarkan aura cinta,
yang memanggilku untuk memberimu tulus cinta dari hatiku,

Bintang,
jagalah dirinya dari gelap malam,
saat kau kelipkan cahayamu,
berikanlah dia selalu mimpi indah tetang kita berdua,

Bulan,
teduhkan hati dan jiwanya di saat rindu datang diantara kita berdua,
wujudkanlah cinta yang tulus dan sejati antara diriku dan dirinya,

karena diriku
menyayanginya
mencintainya
dan
selalu merindukanya…..

sajak rindu


Salam rindu untukmu;

Selaras dan sedamai pantai

Secerah mentari pagi yang dikawal awan putih

Sesuci hati kala fajar ditemani embun

Dikala kerinduan mengetuk kedamaian

~*~

Senyummu terasa mengoyak sepi

Gelak riamu tersesat dalam lembah sunyi


Terangkum tanya, mungkinkah dapat bersua

Wajahmu laksana lukisan bisu

Yang hanya menatap, membentur gelisahku

Hingga pagi, malam dan dini hari merambat bergulir

Hanya kunikmati sendiri kerinduan ini


Bisakah aku tersenyum, terdengarkah tawaku ?

Dengan senyum, kau tinggalkan aku disini

Masih sibuk kutepuk pipi, dan kucubit kulit

Seraya bergumam „ Apakah aku bermimpi ?“

Hilang sadarku, dulu sesaat......hingga kini belum pulih sayang

Benarkah kau ada ? Dan adakah cerita tentangku di sela nyatamu ?

Hahhh.....album hidupku adalah mimpi maya


pagi ini serasa ada yang hilang, sama seperti saat aku kehilangan seseorang dalam hidupku ?? Kenapakah diriku ??

Ya Tuhan kenapa rasa kehilangan ini kembali ..............??

sajak tentang cinta


(untuk engkau, yang entah ada, entah tiada) entah bagaimana
tiba-tiba saja
kutemukan kau
bangkit
dari sunyi
paling kubur
tempat sajak
-sajak kusembunyikan
dari kejaran
mimpi jalang
(atau mungkin
kau yang menemukanku
?) entah bagaimana
tiba-tiba
saja aku ingin
mengingat bunga
-bunga
dan menyemainya
pada sebidang tanah
subur
bernama hati
agar tercium
wangi
dan dapat
kubermimpi bermain
pelangi bangkit
, dan menarilah
sebab hidup
teramat singkat
bahkan untuk
mengeja nama-nama bangkit
, dan bernyanyilah
sebab sajak
-sajak
telah lama sendiri
dan terkurung
dalam penjara
semi bangkit
, dan berdirilah
(tapi jangan tinggalkan
dingin, andai
suatu saat
kelak engkau
angin
!)

syair cinta


Biarkan angin sepoi- sepoi segar berhembus menujumu
mengirim gejolak dan cinta hatiku

Mendekatlah padaku, kekasihku
datanglah disampingku
dan biarkan aku mengobati rasa rinduku padamu

Aku datang ke tempat ini hanya untuk melihatmu
karna dalam jiwaku yang lemah ini aku bs mndapatkan kekuatan baru
dalam menghadapi hidup darimu

Hal yg paling indah adalah bahwa kau dan aku slalu berjalan bersama
bergandeng tangan dalam keindahan dunia ini
tanpa diketahui orang lain.

Kesetiaan tak akan memiliki makna apapun jika tidak dirangkai dalam cinta
sebab cinta itu sendiri wujud kesetiaan yg paling sejati

Kebanyakan seseorang hanya bisa meminjam hati orang lain
hanya sedikit yang memilikinya
jika engkau ingin memiliki, engkau tak boleh menuntut

Realitas seseorang bukan apa yg tampak di hadapanmu
tapi apa yg tak bisa ia perlihatkan padamu
oleh karenanya jika kau ingin memahami
dengarkan apa yg tak terucap olehnya
bukan mendengarkan apa yang ia katakan

Jika kau tak memahami dia atas segala kondisinya
kau tak akan pernah bisa memahaminya

sajak embun


puisi ini aku curi dari mentari, pagi tadi
aku bacakan pada embun yang murung
menghibur bersama rerumput ilalang
selesainya,
aku titipkan puisi ini
pada mentari mengilat mendung
agar besok pagi dapat aku bacakan
pada embun yang mungkin sudah tersenyum

isi hatiku


Kesunyian diri baru terasa
Ketika dunia enggan bercerita
Kegelisahan jiwa baru terasa
Ketika pelangiku enggan berwarna
Dan.........
Keheningan dihati mulai terasa
Ketika cinta enggan menyapa

Duniaku kini sepi
Ketika perasaan ini kosong
Angan ku telah berharap
Agar cinta dapat menyinggahi

Dekapan kasih yang kuimpikan
Hanyalah hayalan semata
Kesenangan diri yang kuinginkan
Hanyalah menjadi mimpiku belaka

Semoga perasaan yang ku rasa
Bisa jadi kenyataan
karna rasa dan perasaan
Tak kan mungkin berpisah
Karna hati dan kalbu
Tak kan mungkin menyakiti
Dan.................
perasaan tak kan lepas
Dari sebuah cinta...

cinta itu kembali


disaat kegundahan terus menyakiti
rasa itu tak kunjung datang
diwaktu hari tak lagi tersenyum
menyambut ceria nya hati ini

angan dan jiwa terasa hilang
ketika hati membutuhkanya
rasa cinta yang hilang
terus menjauh dari perasaan

pagi ini.....
ketika sang mentari kembali tersenyum
melihat hari menyambut bahagia

perasaan yang dulu kesepian
kini di singgahi sang pencinta
cinta yang datang ini
membuat angan dan jiwa
kembali bersatu...
dan hati ini pun kembali bening
sebening embun di pagi ini

sajak sajak perasaan


detik waktu terus berlalu
nada cinta pun terus berdenting
seiring berlalunya hari
ku terus dibalut rasa kecewa

cinta yang telah kembali
itulah yang membuat ku sakit
kalbu ini merasa gelisah
ketika hati dan cinta mu
hanya menatapku dari jauh

ketika cinta kau datang
hati menyambut dengan senyum
luka lama kembali ku tutupi
harapan cinta kembali menyemangati

tapi kenapa???
ketika hatiku berhasil kau miliki
kau hanya mendiaminya
dan sekarang karna tingkahmu
diriku ini menjadi kecewa.

cinta yang disimpan

cinta yang ada
tak bisa ku kuakkan
cinta yang manis
tak bisa kucicipi
dan cinta yang ku pendam
tak bisa ku ungkap kan
karna yang kucinta
hanya sebagai rasa penghibur
karena yang ku cinta
tak bisa mengasihiku

ketika kau berbicara
tentang dia didepanku
jiwaku pun hanya tersenyum sedih
perasaanku hanya bisa diam

cinta dihati tak bisa ku ung kapkan
dan cinta ini takkan bisa memiliki mu

pendapat yang ku berikan
ialah rasa cintaku untuk mu
senyum yang ku berikan
ialah rasa kecewa dihatiku


dan angan ku hanya bisa terhanyut
sampai tersangkut dibatu cinta
yang bisa menerimaku apa ada nya

djeng................

djeng….…

Sebaris kata membentuk nama, nama yang kan selalu terukir indah dalam lubuk hatiku…

saat ini.. saat kutulis ungkapan isi hati ini aku fikirkan kamu…

karna yang ada pada dirimu janjikan semua yang kuharapkan selama ini…

djeng….

Senyumu janjikan kehangatan dalam diriku….

Nada suaramu janjikan aku kan lupakan rasa dukaku….

Tutur katamu janjikan sejuta harapan untukku…

djeng….

Aku tak pernah tahu apa arti cinta, kasih, dan sayang…

Karna yang kutahu selama ini…

Cinta adalah perasaan ingin memiliki….

Kasih adalah perasaan ingin memberi….

Sayang adalah perasaan ingin melindungi…

Benarkah itu ???

djeng….

Bolehkan aku mencintaimu dengan segala kekuranganmu ?

Bolehkan aku mengasihimu dengan sepenuh hatiku ?

Bolehkan aku menyayangimu dengan segala kekuatanku ?

djeng….
Saat mata mulut ini mulai tak bisa mengeluarkan kata-kata… hanya satu kata yang ingin kuucapkan bahwa….

“aku sayang kamu”

Setetes Sajak; hujan untuk djeng…


djeng…
Seperti hujan kau di negeriku
Mencipta kemarau rindu jika lama tak datang
Dan banjir membawa air mata jika kau datang
:sedang aku takut pada hujan.

Kini kau sering datang,djeng…
Menyapaku yang sendiri di ujung sunyi negeri sepiku
Kau selalu turun menemuiku
Menanyakan tentang aku,
yang masih tak bisa tidur ketika malam menjelma pelaminan
yang masih sering menulis puisi kepada hujan
yang tak pernah lupa menyapa mentari dengan nyanyian sunyi dihalaman pagi.

kau selalu datang, jeng... kau pun selalu bertanya,
djeng…
Tapi kau tak pernah bertanya tentang setetes sajak yang menetes dipelupuk mata cintaku
Saat kau selalu datang seperti hujan.

“sajak itu hanya untukmu,djeng…”

esok hari


ketika senja tiba…
aku termenung duduk di tengah gubuk
memandang padang ilalang
yang beroyang tertiup hembusan sang angin
adakah hari esok yang ceria
rumput tak selamanya senang diinjak
tanpa pernah bisa melawan
akar-akar membasahi bumi yang rapuh
daun-daun telah berjatuhan dan gugur
adakan hari esok yang cerah
tuk merajut hati yang sedang kosong
seperti embun yang berkilau pada dedaunan
ketika gelap semakin gaib
ketika malam semakin sunyi

Kristal cahaya


Kristal yang berbentuk itu
Indah bagai permata berharga
Berkilau dan bersinar
Terang walau dalam suram cahaya

Kristal yang berbentuk itu
Asyik memantulkan cahaya
Menyinar keasyikan dan kecintaan
Memukau segenap pandangan mata
Pinta diakui dirinya berharga
Bernilai, malah setanding puteri

Kristal yang berbentuk itu
Mengapa tiba-tiba goyah dan jatuh
Dari singgahsana pujaan
Adakah akibat kealpaan dan kesombongan diri?
Sehingga hancur musnahlah ia
Bertaburan jadi serpihan kaca nista
Barulah kini terpamir sudahnya
Segala yang tersurat dari nyata
Bahawasanya dirinya ...
Tidak lebih dari hanya
Sebutir kristal cahaya..!

Sajak Patah Hati


Saat bintang bertemu bintang
Jatuhlah satu bintang
Adapun keinginan salah satu bintang
Keinginan menjadi satu saja
Satu bintang kejora
Yang bersinar terang di angkasa

Saat bintang ditinggalkan bintang
Jatuhlah satu bintang
Meledaklah ia di angkasa
Puing-puing serpihannya
Yah, ia hancur berkeping-keping

Malam hari itu sangat cerah
Bulan sabit tersenyum
Para bintang berpesta
Ada dua yang paling bersinar
Menjadi satu bintang
Bintang kejora

Bintang yang meninggalkan bintang
Telah menemukan bintang baru
Tempatnya berlabuh
Setelah lelah berlayarkan
Perahu bulan sabit
Mengelilingi angkasa luas

Tapi…
Ia tak akan pernah tahu
Bintang yang ditinggalkannya
Telah kehilangan cahayanya

Saat bintang bertemu bintang
Jatuhlah satu bintang
Adapun keinginan salah satu bintang
Keinginan menjadi satu saja
Satu bintang kejora
Yang bersinar terang di angkasa

Saat bintang ditinggalkan bintang
Jatuhlah satu bintang
Meledaklah ia di angkasa
Puing-puing serpihannya
Yah, ia hancur berkeping-keping

sajak sakitku.........


Saat aku rebah di ranjang rumah
sakit ini kembali
datang. Resah sendiri
menatap ke dinding. Putih
dan kirim senyum. Bersih

Ya, getar bibir itu
berdendang. Ramah
dan aku
mendengar masa-masa. Sudah

"Apakah engkau dokter itu?"
tanyaku
"Bukan. Aku hanyalah waktu
yang ingin bertemu!"
jawabmu

Setelah waktu
menekan dada
ada lagikah kata
menggoda?
Kerlingmu
ke jantungku
terasa begitu
mendudu!

Tak ada lagi kalimat hasrat
dari balik ranjang: Mata memberat!

"Aku sakit!"
malamku hanya jerit
senyummu masih utuh
"Jantungmu semakin rapuh
sebelum rubuh!"

Saat aku
rebah di ranjang rumah
sakit ini
menjadi alinea. Gundah
mengganggu
Aku terduduk
engkau makin suluk
bergerak dalam detak
menyusup dalam sajak

"Apakah engkau dokter itu?"
tanyaku
"Bukan. Aku hanyalah waktu
yang sudah jemu menunggu!"
jawabmu.
Sakit
Ngilu
Jerit
Pilu

Saat aku rebah
di ranjang rumah
sakit ini mengganggu
langkahku
ke waktumu
Semakin jadi
Semakin jadi
Suara
Samar
ingin lagi
kembali
padamu
seperti
dulu
keinginan
hanya mainan
dalam malam penuh mimpi
dalam kata menjadi bunga bibir
dalam kelam tersimpan di setiap hati
dalam malam
dalam kelam
dalam kata
dalam Nya
dalam
dalam
hari
waktu
berjalan
ngilu
hati
Sakit
Sakit
Sakit
Sakit
detak
tak langsung muncul detik
detak
tak jantung bergeming. Betik
detak
bak patung. Bak patung. Bak patung
"Siapa itu?"
tanyaku
"Aku. Waktumu..."
jawabmu

dan detik
menjadi menit
dan menit
menjadi jam
dan jam
menjadi hari
dan hari
menjadi minggu
dan minggu
menjadi bulan
dan bulan
menjadi tahun

Di sini telah lahir: Sakit
yang datang penuh jerit
Dan engkau datang
kemudian pergi melenggang
Waktu
tak pernah beku
Dan tanah
tak pernah senyum. Ramah

jeritaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnn jiwaku...............


Di dasar relung jiwakuBergema nyanyian tanpa kata;
sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihkudalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang,Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahayabintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahduYang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam,Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyiDan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang beranimelagukan kidung suci Tuhan?

di cakrwala aku tulis namamu


di cakrwala aku tulis namamu
pada lembah arjuna aku tanam namamu di telaga cinta
di padang ilalang namamu menarinari
di mata senja namamu bercahaya jingga
di semesta namamu abadi

aku berlari ke puncak gunung arjuna
bunga2 aldeweis luruh menahan getar gelombang derap lariku
di sana aku aku mengangkangi rahimnya,
dan aku bisikan dengan maha lembut: aku sayang padamu…

kembali aku berlari,berlari ke gigir pantai
pada samudera aku berteriak: kau maha bagiku
deru nafasku menghantam dinding karang
di ujung bibir tebing aku berdiri menghadap rembulan
aku bidikan matapena
agar kau tahu darah rembulan

tiba-tiba,matamu berkaca serupa kristal di puncak jiwa
butiran-butiran airmata jatuh kelantai bumi
bunyinya mengusik sepi malam
beri..beri…bibirmu
sebelum aku mati sebelum katakata terbang tinggi
dan kau..kau di ujung bumi
di barat cinta
aku berlabuh

untukmu sahabat


Ya Allah, panjangkanlah umur sahabatku Kurniakanlah kesihatan yang baik padanya,terangi hatinya dengan nur pancaran iman.Tetapkanlah hatinya,perluaskanlah rezekinya, dekatknlah hatinya kepada kebaikan,jauhkanlah hatinya pada kejahatan,tunaikanlah hajatnya baik hajat dalam agama,dunia dan akhirat

Ya Muhaimin,jika dia jatuh hati izinkanlah dia menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu agar tidak terjatuh dia dalam jurang cinta nafsu?Jagalah hatinya agar tidak berpaling daripadamelabuhkan hatinya pada hatiMu.jika dia rindu,rindukanlah dia pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu

Ya Allah, Jangan biarkan sahabatku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kejalanMu jika kau halalkan aku merindui sahabatku,janganlah aku melampaui batas sehingga melupakan daku pada cinta hakiki,rindu abadi dan kasih sejati hanya untukMu

Ya Allah kurniakanlah sahabatku kesenangan,ketenangan,kece
merlangan hidup di dunia akhirat kelak..

BERDOA HANYA PADA MU YA ALLAH…


Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk
mencintai-Mu.


Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu


Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang
cinta dunia.


Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling pada hati-Mu.


Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.


Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.


Ya Allah, jika aku menikmati cinta
kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi
kenikmatan indahnya
bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.


Ya Allah, jika aku jatuh hati pada
kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh
dalam
perjalanan panjang menyeru manusia
kepada-Mu.


Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui
kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas
sehingga melupakan
aku pada cinta hakiki dan rindu abadi
hanya kepada-Mu.


Ya Allah Engkau mengetahui bahawa
hati-hati ini telah
berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu
yang tiada
pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan
limpahan keimanan
kepada-Mu dan keindahan bertawakal di
jalan-Mu…
Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk
mencintai-Mu.

CINTA ITU...........................


Cinta seperti matahari, ia tetap bercahaya. Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi kekadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya.
Cinta adalah santapan jiwa. Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong. Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali.
Cinta adalah buta…cinta tidak mengenal usia, paras rupa, mahupun kekayaan dan harta karun, tetapi dari keikhlasan dari hati setiap insan antara satu sama lain.
Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan. Jika cinta suci tidak datang daripada tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat.
Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak bererti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA .
Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali. Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari. Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI..

Cinta umpama ‘treasure hunt’. Cita cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke penamat yang paling mengembirakan. Namun di dalam perjalanan kita akan menghadapi pelbagai rintangan dan cabaran. Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan di kebas oang lain. Tetapi tak usahlah kecewa. Walaupun hadiahnya tidak kita perolehi, tetapi keseronokannya kita sudah rasa. Jadi bercintalahsepenuh hati. Namun janganletakkan harapan terlalu tinggi.

Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam setiap percintaan.

Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu kerana orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya. Dan bila dia suatu masa hilang dari pandanganmu….kau akan menyedari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sedari….
Cinta suatu yang indah, cinta boleh buat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua boleh membawa kesalan yang tak sudah.

CINTA


Aku ingin melihat matamu yang indah
simfoni nan syahdu
mengalun melalui lorong hatiku
sukma gemulai mengikuti irama jiwa
segala cerita hanyalah sejahtera
bagi anak bangsanya.

Aku ingin melihat matamu yang indah
sebuah telaga bening yang sejuk airnya
tempat bermain dan berenang-renang
lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa
aroma semesta adalah bunga
yang ada di dalam hati.

Aku ingin melihat matamu yang indah
tempat bersemayam para leluhur yang perkasa
para penakluk serigala durjana
semua kejahatan tunduk bertekuk lutut
dan tak berdaya
sehingga amanlah segala makhluk di dunia
taman tempat berteduh dan hutan-hutan
yang terjaga dari segala mara bahaya.
O, swarga maniloka inilah tempat asal hamba.

Aku ingin melihat matamu yang indah
pertemuan yang berujung bahagia
akan selalu terlaksana
tiada kehidupan
tanpa sayap kata-katamu yang indah
dan cinta senantiasa hidup abadi
di dalam dunia.

O, kata-kata dan perbuatan menjelma citra.
Di dada penuh dengan rasa sukma.

sajak tangisan jiwa


Bertemu denganmu
sirnalah rasa sedih yang menggantung di tiang hari
rasa cemas telah berlalu kemarin
dan ia tidaklah abadi.

Dalam puisi aku mengajakmu ke taman yang indah
menu istimewa dan dahaga yang terlena
rasa cinta adalah obat yang istimewa
engkau di sana adalah dekat di jiwa

Ketundukan pada cinta merupakan nikmat sederhana
hingga kutukan zionis dan azab izrail luruh juga
tiada hujan dan bencana yang dapat menjatuhkannya
O, munajat arbain menjadi obat yang istimewa

Tangisan Jiwa


berlinang air mata
tercurah membasahi luka
luka yang tiada pernah berujung
perih begitu menghujam dalam jiwa
tangisan ini takkan berakhir
tak ada sesal…
tak ada benci…
hanya luka…
luka…
luka…
berbekas…
dan takkan menghilang
menghantui dalam seluruh waktu
menertawai dalam seluruh waktu
memecah menjadikan luka-luka baru
tersudut dalam ruang gelap
diantara silaunya sorotan mata
kekecewaan…
berlalu tanpa berakhir
dengan langkah terlunta-lunta
menghakimi diri dengan kekecewaan
menghakimi diri dengan kelusuhan
terhempas dalam ruang gelap
diantara ricuhnya suara
berdengung mencekik telinga
kehancuran…
kehancuran…
kehancuran…

PRIMBON RAMALAN JODOH

BackLink Site

SEO neXT | Free Backlinks Exchanges
Free BacklinksSERIBU KAWAN
2billiontraffic4uAGUS FAUZYANEKA VIDEOfreebanner4usatriopiningitseribukatamutiarakatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4ubabulfatahartissexy17 bertaubatlahiklansahabatiklanseribuiklanwargaseribusayangmajelisrasulullahsangrajamayasurgaweb4905GOBLOGbloggratiss4usurgalokaFECEBLOG 4UISERBA SERBIBUSANA MUSLIMSENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISSERIBU KAWANUnlimited BacklinkFree Automatic LinkECBannerFree Automatic LinkFree Automatic LinkKostenlose Backlink AustauschFree Automatic LinkCrdenas.netFree BacklinksDAHOAM Free BacklinksFree BacklinksBacklink ExchangeMultiple BacklinksBacklink Exchange - PlugboardCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Backlinks ExchangeFree Automatic Linkkostenlose backlinksFree Automatic Linkechange de liensFree Automatic LinkFree Automatic Link120x90 Plugboard Backlink ExchangeIntercambio de enlacesEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic Elvira LinksFree Automatic LinkFree Automatic LinkIntercambio gratis de EnlacesFree BacklinksFree BacklinksFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeFree Automatic LinkFree Automatic LinkMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangeText Backlink ExchangesText Back Links ExchangeText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.linkdevi.combedava - Free Backlink - www.v8link.comLinkon Bedava - Free Backlink