Pages

Subscribe:

Klik di sini jika Anda menyukai Puisi saya

Pengikut

Senin, 18 Januari 2010

Tersenyum Diantara yang Menangis


Saat kita terlahir didunia ini, orang disekeliling kita menyambut dengan penuh kebahagiaan. Tangisan kita beriringan dengan senyum kebahagiaan dari mereka. selama sembilan bulan ibu membawa beban berat diperutnya, yang kian lama kian membesar, kemanapun itu, tidak pernah lepas darinya. Seorang ibu tidak pernah mengeluh sedikitpun, bahkan sesekali tersenyum saat kandungannya terasa menendang perut sang ibu. (Terimakasih Ibu, semoga suatu saat nanti dapat membahagiakannya).

Diantara kita tidak pernah ada yang menginginkan untuk terlahir di dunia ini, kita hanya sebagian makhluk yang menjalani kehendak Tuhan, menelusuri setiap takdir yang telah ditetapkan oleh-Nya, tanpa bisa memilah dan memilih, setiap kita hanya dituntut untuk berusaha menjadi yang terbaik diantara sekian hamba-Nya yang dla’if

Rintangan dalam kehidupan sudah tergoreskan digaris tangan masing-masing, akankan Tuhan memberikan sebuah cobaan kepada hamba-Nya diluar batas kemampuan yang ia miliki, bukankah Allah itu Maha Tau, bukankah Allah itu adalah Dzat yang selalu mencurahkan kasih sayang-Nya kepada siapapun, kepada yang lemah, kepada yang kuat, kepada si-kaya juga kepada si-miskin. Perbedaanya adalah, letak dimana kita bisa memaknai garis kehendak-Nya tanpa harus berprasangka buruk terhadap Sang Pencipta.

Tuhan tidak pernah membedakan ciptaan-Nya, kecuali dari sisi ketaatan dan kepatuhan para pengabdi-Nya, kita hanya makhluk yang lemah, Allah tidak pernah butuh pada sholat yang setiap saat kita lakukan, Allah tidak pernah butuh terhadap puasa yang kita jalani, dan sekali lagi Allah tidak pernah butuh terhadap segala bentuk pengabdian hamba-Nya. Tanpa kita menyembah-Nya, tanpa kita sholat, puasa, zakat dan segala amalan lainnya, Dia tetap menjadi Sang Penguasa.

Jangan pernah berfikir kalau dengan sholat, puasa ataupun amal ibadah lainnya dapat mengantarkan kita kedalam kebahagiaan nan abadi nantinya, itu semua hanyalah sebuah perantaraan untuk mendapatkan kasih sayang-Nya, untuk memperoleh rahmat-Nya kelak di hari penghisaban.

Tetaplah berusaha menjadi hamba-Nya yang terbaik, hingga pada akhirnya nanti, saat ajal itu datang, saat kematian itu mendekat, saat kita menikmati sisa-sisa udara pemberian-Nya, kita dapat tersenyum diantara yang menangis!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PRIMBON RAMALAN JODOH

BackLink Site

SEO neXT | Free Backlinks Exchanges
Free BacklinksSERIBU KAWAN
2billiontraffic4uAGUS FAUZYANEKA VIDEOfreebanner4usatriopiningitseribukatamutiarakatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4ubabulfatahartissexy17 bertaubatlahiklansahabatiklanseribuiklanwargaseribusayangmajelisrasulullahsangrajamayasurgaweb4905GOBLOGbloggratiss4usurgalokaFECEBLOG 4UISERBA SERBIBUSANA MUSLIMSENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISSERIBU KAWANUnlimited BacklinkFree Automatic LinkECBannerFree Automatic LinkFree Automatic LinkKostenlose Backlink AustauschFree Automatic LinkCrdenas.netFree BacklinksDAHOAM Free BacklinksFree BacklinksBacklink ExchangeMultiple BacklinksBacklink Exchange - PlugboardCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Backlinks ExchangeFree Automatic Linkkostenlose backlinksFree Automatic Linkechange de liensFree Automatic LinkFree Automatic Link120x90 Plugboard Backlink ExchangeIntercambio de enlacesEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic Elvira LinksFree Automatic LinkFree Automatic LinkIntercambio gratis de EnlacesFree BacklinksFree BacklinksFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeFree Automatic LinkFree Automatic LinkMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangeText Backlink ExchangesText Back Links ExchangeText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.linkdevi.combedava - Free Backlink - www.v8link.comLinkon Bedava - Free Backlink